Sabtu, 11 Mei 2013

Irwasum Mabes polri


AK (Alamat Kantor) menyediakan informasi Peta Alamat Kantor Irwasum Mabes polri dan Nomor Telepon kantor Irwasum Mabes polri


Alamat dan Nomor Telepon Kantor pajak dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor pos dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor samsat dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor telkom dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor urusan agama KUA dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor walikota dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor bupati dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor dprd dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor imigrasi dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor bnn dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor bpk dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor bpn dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor bea cukai dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor catatan sipil dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor cabang BRI dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor cabang mandiri dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor Cabang BCA dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor DPRD dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor FIF dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor Komnas HAM dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor Notaris dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor OTO Finance dan Irwasum Mabes polri ,Alamat dan Nomor Telepon Kantor

16 komentar :

  1. Selamat siang bapak / ibu, saya hendak menyampaikan kinerja oknum aparat, banyak oknum aparat yang bekerja dengan baik dan juga banyak sekali oknum aparat yang BRENGSEK ( MORALNYA BEJAT ). Contoh nyata, kasus saya dipermainkan oleh oknum aparat POLDA METRO yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugas. Apa gunanya SUMPAH dan JANJI "TRIBRATA" buat anggota kepolisian sebagai penegak hukum, bukannya hukum di tegakkan malah dilanggar oleh OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS / TIDAK PROFESIONAL DALAM BEKERJA. Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Selamat siang bapak / ibu, saya hendak menyampaikan kinerja oknum aparat, banyak oknum aparat yang bekerja dengan baik dan juga banyak sekali oknum aparat yang BRENGSEK ( MORALNYA BEJAT ). Contoh nyata, kasus saya dipermainkan oleh oknum aparat POLDA METRO yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugas. Apa gunanya SUMPAH dan JANJI "TRIBRATA" buat anggota kepolisian sebagai penegak hukum, bukannya hukum di tegakkan malah dilanggar oleh OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS / TIDAK PROFESIONAL DALAM BEKERJA. Terima kasih.

    BalasHapus
  3. Selamat siang bapak / ibu, saya hendak menyampaikan kinerja oknum aparat, banyak oknum aparat yang bekerja dengan baik dan juga banyak sekali oknum aparat yang BRENGSEK ( MORALNYA BEJAT ). Contoh nyata, kasus saya dipermainkan oleh oknum aparat POLDA METRO yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugas. Apa gunanya SUMPAH dan JANJI "TRIBRATA" buat anggota kepolisian sebagai penegak hukum, bukannya hukum di tegakkan malah dilanggar oleh OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS / TIDAK PROFESIONAL DALAM BEKERJA. Terima kasih.

    BalasHapus
  4. Selamat siang bapak / ibu, saya hendak menyampaikan kinerja oknum aparat, banyak oknum aparat yang bekerja dengan baik dan juga banyak sekali oknum aparat yang BRENGSEK ( MORALNYA BEJAT ). Contoh nyata, kasus saya dipermainkan oleh oknum aparat POLDA METRO yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugas. Apa gunanya SUMPAH dan JANJI "TRIBRATA" buat anggota kepolisian sebagai penegak hukum, bukannya hukum di tegakkan malah dilanggar oleh OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS / TIDAK PROFESIONAL DALAM BEKERJA. Terima kasih.

    BalasHapus
  5. Selamat siang bapak / ibu, saya hendak menyampaikan kinerja oknum aparat, banyak oknum aparat yang bekerja dengan baik dan juga banyak sekali oknum aparat yang BRENGSEK ( MORALNYA BEJAT ). Contoh nyata, kasus saya dipermainkan oleh oknum aparat POLDA METRO yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugas. Apa gunanya SUMPAH dan JANJI "TRIBRATA" buat anggota kepolisian sebagai penegak hukum, bukannya hukum di tegakkan malah dilanggar oleh OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB MENJALANKAN TUGAS / TIDAK PROFESIONAL DALAM BEKERJA. Terima kasih.

    BalasHapus
  6. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  7. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  8. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  9. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  10. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  11. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  12. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  13. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  14. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  15. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus
  16. Selamat siang bapak/ibu, mohon izin saya sebagai rakyat Indonesia diperlakukan TIDAK ADIL oleh OKNUM APARAT di POLDA METRO JAYA(PMJ). Keluhan saya terhadap kinerja Polda Metro Jaya(PMJ), kasus saya sudah 3(tiga) tahun lebih tidak mampu bisa diselesaikan oleh PMJ, malah OKNUM APARAT sendiri yang mempermainkan hukum. Coba bayangkan terlapor sudah dipanggil sebanyak 3(tiga) kali untuk di BAP TIDAK DATANG (mangkir), sampai sekarang sudah 3(tiga) tahun lebih tidak dilakukan penjemputan paksa untuk di BAP, padahal surat penangkapan dan penggeledahan rumah sudah dibuat tapi sampai sekarang tidak dilaksanakan sesuai prosedur oleh OKNUM APARAT, bermacam-macam alasan yang dibuatnya (apakah kasus ini sudah masuk angin, jadi tidak berani melakukan penangkapan terhadap terlapor). Apakah hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli, coba saya minta dijelaskan oleh orang yang mengerti/paham hukum.
    Apa gunanya " TRIBRATA " (JANJI SUMPAH POLRI ) katanya : MENGAYOMI, MEMBANTU dan MELAYANI MASYARAKAT ternyata GOMBAL SAJA (BOHONG BELAKA), malah nyatanya hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya nama POLRI tercoreng dan tidak dipercaya oleh masyarakat khususnya orang INDONESIA sendiri, gara-gara ulah OKNUM APARAT yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB/ TIDAK PROFESIONAL bekerja. Jadi sampai sekarang kasus ini tidak ada kepastian hukumnya.
    Mohon keluhan saya sebagai warga negara Indonesia diperhatikan, supaya hukum di negara kita INDONESIA jangan dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Kasus ini nyata dan jelas sekali dipermainkan oleh OKNUM APARAT sendiri. Saya berani mempertanggung jawabkan kasus ini. Saya mencari keadilan, jangan hukum dipermainkan oleh OKNUM APARAT sebagai PENEGAK HUKUM. Padahal banyak sekali bukti dan benar-benar jelas sekali penipuan dan penggelapannya, tapi masih berani juga OKNUM APARAT membela yang salah. Kalau cara kerja OKNUM APARAT TIDAK BENAR, akan banyak sekali PENIPUAN di negara kita INDONESIA. Saya sebagai warganegara Indonesia benar-benar diperlakukan TIDAK ADIL dan dimana HAK ASASI KEMANUSIAAN KEADILAN saya. Kasus ini bila perlu saya ekspos di MEDIA, jadi masyarakat tahu bahwa hukum di negara kita ini INDONESIA bisa dibeli dengan uang dan biar juga diketahui oleh KAPOLRI dan serta KAPOLDA. Supaya OKNUM APARAT yang tidak bertanggung jawab menjalankan tugasnya ini bisa ditindak/dipecat. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.
    Nb :
    -Nomor Registrasi Kompolnas : 737/11/RES/VI/2015.
    -Untuk "MENCARI KEADILAN", dengan terpaksa kasus ini saya sebarluaskan melalui media.
    -MEMANG KENYATAAN CARA KERJA PENYIDIK POLRI TIDAK PROFESIONAL, AKIBATNYA BANYAK KEJAHATAN DI NEGARA KITA INI INDONESIA.
    -KATANYA NEGARA INDONESIA NEGARA HUKUM, TAPI KENYATAANNYA HUKUM DIPERMAINKAN OLEH OKNUM APARAT SENDIRI YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
    -MOHON TOLONG KASUS SAYA DITANGGAPI, SUDAH TIGA TAHUN TIDAK ADA KEPASTIAN HUKUM, YANG LEBIH SAKTI LAGI TERLAPOR SUDAH TIGA TAHUN LEBIH BELUM PERNAH SAMA SEKALI DILAKUKAN BAP.
    -PERTANYAAN SAYA BAPAK KAPOLRI / KAPOLDA, DIMANAKAH TANGGUNG JAWAB DAN KEWIBAWAAN SEORANG OKNUM APARAT KEPOLISIAN SEBAGAI PENEGAK HUKUM MENJALANKAN TUGAS YANG BENAR DAN YANG SESUNGGUH-SUNGGUHNYA ?????
    -MOHON KABARNYA.
    -DI SUBDITRANMOR POLDA METRO

    BalasHapus

news

info alamat dan nomor telepon. Diberdayakan oleh Blogger.